Minggu, 20 Mei 2012

Kisah Lobet Dan Carjer (Part 1)


Kata pertama yang muncul di kepalaku : DESPERATE!


Damn!


Hari ini nampaknya membawa banyak kisah di penghujung hariku. Banyak cerita dari yang lucu, seru, membosankan sampai akhirnya aku menuliskan ini dengan perasaan Desperate yang teramat sangat dan emosi yang sedikit meledak-ledak (maaf hari pertama PMS)


Hari ini dimulai dengan malam sebelum pagi dimana aku menghabiskan pulsa 4000 salah satu kartuku karena tak bisa tidur hanya untuk mendengar suaranya di ujung sana, hingga akupun terlelap dan tak sadar kalau jatah telpon sudah habis.

Lalu pagi…..praktikum jam 7 pagi terbangun jam 6.10. Lumayanlah untuk bersiap-siap. Tanpa sarapan tanpa persiapan kecuali air minum berangkatlah aku ke kampus dan menemukan kenyataan bahwa kampus masih sepi. Akh!


Dalam hati menggerutu, " Tahu gini mampir dulu kek beli roti ato susu…--__-- "
Ini baru yang pertama…



Yang kedua….
Praktikum baru dimulai jam 9….. Hedehhhh….


Akhirnya sebelum praktikum kita mampir dulu ke kopma lumayanlah ada sumbangan dari beberapa kepala yang menghasilkan beberapa bungkus Sari Roti, Permen Nano-Nano dan Ops plus beberapa botol air mineral (khusus untuk Ops-nya makasih ya,,,,akhirnya aku yang bawa sampe kos gara-gara nggak ada yang buka alias nggak sempet dimakan) :D


Kemudian dimulailah praktikum yang sangat rempong ini dengan beberapa kendala tapi untunglah otak anak-anak cling jadi ya dengan beberapa kegagalan justru membawa kita pada strategi hahahahaha #menghiburdiri



Lanjuttt……alhasil, dari strategi kita itu, 2 jam kita kelar SATU BARIS DATA. Dan lanjutlah kita dengan aktivitas paling menyenangkan…ISTIRAHAT.


Niat makan ditempat enak ehh….tutup. Walhasil membawa kita mencoba menu baru berupa empal gentong yang bagiku sangat kekurangan dengan porsinya. Wajarlah…..anak praktikum :)

Lalu, demi menjaga kewibawaan (gue anak jilbaban bro) setelah memenuhi hasrat untuk makan, kita mencari masjid terdekat untuk sholat. Disitulah segala ke-Desperate-an bermula.


Entah doa siapa yang saat itu merasuki pikiranku. Saat hendak sholat, selain mengeluarkan mukena dari dalam tas….aku juga mengeluarkan HaPe Lobetan-ku yang bernama Lobet.Sejak pertama kali memakai Lobet, kemana-mana dia nggak pernah lepas sama pasangannya yaitu Charger (kunamai Carjer). Lobet dan Carjer adalah pasangan paling fenomenal sepanjang sejarah aku memakainya. Pasalnya mereka selalu menuntut untuk dicolokin ke listrik tiap waktu. Sehari bisa 10x lebih aku mencoloknya kesana. Tapi tak apalah…itulah uniknya Lobet dan Carjer.


Nah….selesai sholat nih…aku melipat mukena, memandang ke seluruh bagian masjid dan menemukan tali penyala kipas angin. Saking panasnya, kunyalain saja itu kipas dan berhela-hela sedikit (Lumayanlah bisa diving-copas anak marching. Setelah itu, sambil menunggu salah satu teman aku terpesona dengan beberapa anak kecil yang ribet banget mau beli es krim. Sampe dibela-belain mas-mas penjualnya pula, tapi ujung-ujungnya yang beli cuma satu anak.


Kemudiannnn……………..kita lanjut praktikum lagi donk :)

Ketawa-ketiwi hahahihi….dan deg!



HAPEKUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!!

Damn! Si Lobet sama Carjer ketinggalan browwwwwwwwww….

Bingung hubungi siapa pake hape yang ditangan (yang nggak semua nomor tersave disana), cari-cari dilist phonebook siapa kira-kira yang bisa diminta bantuannya. Hingga akhirnya menemukan nama salahsatu co.ass tapi ujung-ujungnya nggak ada respon juga.


Niat hati pengen jalan lagi saja ke sana,tapi setelah dipikir-pikir jauh juga ya (posisi sudah berpindah bro) yang akhirnya mengurungkan niat dan menunggu hingga bantuan datang.


Setelah beberapa jam, akhirnya ada juga. Pake motor ngenngggggg………..menuju TKP.
Tengok kanan-tengok kiri, banyak orang hendak sholat Ashar, buka pintu dan menuju tempat Lobet dan Carjer dicolokkan dan………………………………….HILANG, GONE, MISSING, ILANG, LENYAP, RA ONO!


Demikianlah kawan ke-Desperate-an ku bermula. Si Lobet dan Carjer hilang, entah dimana, entah siapa, aku tak tahu. Lalu aku menuliskan ini sambil memandang langit hitam di atas sana :


Aku : (Membayangkan Lobet dan Carjer yang entah dimana)" Lobet…Carjer…maafkan aku, mungkin ini karma karena aku memakai Si Hitam  (Hape yang ditangan)tanpa meminta restumu. Kalian pasti kedinginan di sana, nggak ada yang ngasih kalian listrik…Lobet Carjer…maafkan aku "

Pembicaraan Lobet, Carjer, dan Si Hitam beberapa waktu lalu…
Lobet : "Hey Hitam…kamu kok baru muncul udah jadi primadonanya sih?"
Si Hitam : "Maaf ya Lobet…aku emang biasa jadi primadona kok. Kamu sendiri kenapa sekarang jadi dianggurin gini?"
Lobet : "Aku udah tua Tam…aku udah nggak kuat lagi. Tiap hari dikasih listrik bosennn >.< "
Carjer : " Betul Tam….aku juga. Dicolokin mulu ke listrik….bosennn >.< sekali-kali kenapa nggak air gitu, api ato apa gitu…"
Lobet : " Mungkin ini saatnya kita berdua menyerahkan tanggungjawab menemaninya padamu Hitam "
Hitam : " Eh-maksud kalian???"
Lobet dan Carjer : " Sudah saatnya kita pensiun :) "
Hitam : " Hah?!! Maksud kalian apa??"
Lobet dan Carjer : " ^_^ jaga si empunya dengan baik ya….harus kuat dan tangguh ya "
Hitam : " Tapi-tapi kalian…."
Ndretttttttt-ndrettttttt-ndretttttttttttttt (bunyi alarm)



Aku…memandang Si Hitam dan membayangkan Lobet dan Carjer disana (sedang honeymoon)

Si Lobet

















Si Carjer














Si Hitam


Gregetannnnnnnnnnnn!

4 komentar:

  1. dan lanjutan dari percakapan Lobet, Carjer dan si Hitam :
    Hitam : "Lobet, Carjer kalian harus pulang karena Q juga kesepian tanpa kalian berdua dalam menjaga si empunya..."
    Lobet & Carjer : "Baiklah, karena kami juga merasakan betapa sayangnya pemilik kita berdua pada kami. Maaf karena kami awalnya menganggapmu telah merebut perhatian pemilik kami Hitam"
    Hitam : "Sudahlah tak apa, asal kalain tahu, keberadaan kita adalah untuk membantu pemilik kita membangun kebahagiaan dengan orang yang dicintainya diujung sana. Karena itulah, kita harus bersama sama tak boleh berjalan sendiri sendiri"
    Lobet dan Carjer : "Iya, kita akan selalu bersama menjaga pemilik kita, dan membantunya mencapai puncak kebahagiaannya bersama pujaan hatinya"...

    BalasHapus
  2. iya dong... siapa dulu yang bikin, hehehe....

    BalasHapus